Di era digital saat ini, menjalankan bisnis apotek tidak lagi cukup hanya dengan mengandalkan bangunan fisik. Sebab, banyak keuntungan yang bisa diambil ketika Anda mengintegrasikan antara toko offline dengan online. Lalu apa kelebihan utama integrasi strategi offline dengan online?
Perubahan perilaku konsumen yang menginginkan kecepatan namun tetap butuh kepastian fisik melahirkan strategi Omnichannel, integrasi antara dunia offline dan online. Sayangnya, belum banyak orang yang mampu membangun strategi offline dan online secara bersamaan.
Bagi sebuah apotek, penyatuan dua dunia ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kunci untuk bertahan dan memenangkan pasar. Sebab, seperti yang Anda tahu, obat dan produk-produk kesehatan lainnya sudah menjadi sebuah kebutuhan tersendiri.
Apalagi sakit dan menjaga kesehatan ini bukan hal yang bisa ditunda karena bisa datang kapan juga di mana saja. Jika demikian, apa kelebihan utama integrasi strategi offline dengan online dalam bisnis apotek?
Konsumen sering kali ragu membeli obat secara online karena takut barangnya palsu. Apalagi kini sedang marak-maraknya obat dan vitamin palsu di online shop atau marketplace.
Nah, kehadiran gerai fisik (offline) memberikan rasa aman dan bukti bahwa bisnis Anda nyata. Di sisi lain, kemudahan akses online menunjukkan bahwa apotek Anda modern dan siap melayani kapan saja.
Meskipun toko fisik memiliki jam operasional tertentu (kecuali jika buka 24 jam), platform online memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan kapan pun, bahkan saat dini hari. Ini meningkatkan peluang transaksi yang sebelumnya mungkin hilang.
Apa kelebihan utama integrasi strategi offline dengan online dalam bisnis apotek yang selanjutnya? Integrasi antara layanan online dan offline memungkinkan apotek melakukan Click & Collect (pesan di aplikasi, ambil di apotek) atau pengiriman instan dari gerai terdekat.
Fleksibilitas ini sangat dihargai oleh pelanggan yang sedang sakit dan membutuhkan obat segera tanpa harus mengantre. Jadi, pasien bisa memesannya dari rumah atau di mana pun mereka berada, dan datang ke apotek hanya untuk mengambil saja.
Dengan sistem yang terintegrasi, stok di gudang fisik dan tampilan di aplikasi akan selalu sinkron. Hal ini mencegah terjadinya overselling (menjual barang yang stoknya habis) dan memudahkan proses pengadaan barang berdasarkan data penjualan yang akurat dari kedua kanal.
Menarik bukan kelebihan utama integrasi strategi offline dengan online yang bisa diadakan dalam apotek? Sayangnya, membangun sistem integrasi dari nol membutuhkan biaya teknologi yang sangat mahal dan riset yang melelahkan.
Namun, Anda bisa memangkas semua kerumitan tersebut dengan bergabung bersama Franchise Apotek K-24. Apotek K-24 adalah salah satu bisnis kesehatan yang sudah memiliki ekosistem Omnichannel paling matang di Indonesia:
Integrasi offline dan online adalah masa depan bisnis farmasi. Dengan bergabung bersama Apotek K-24, Anda tidak hanya mendapatkan "toko obat", tetapi juga sebuah platform bisnis kesehatan modern yang siap melayani kebutuhan masyarakat di era digital.
Bergabung sekarang juga! Caranya sangat mudah, tinggal hubungi hotline franchise Apotek K-24 di 081212012424 atau akun instagram @franchisek24. Anda juga bisa langsung mengisi formulir pendaftarannya DI SINI.
News
Award
Penghargaan
News
Penghargaan
Penghargaan
Award
News