Momen Ramadan dan Lebaran memang menjadi masa di mana kebutuhan masyarakat akan obat, vitamin, dan suplemen meningkat drastis. Oleh karena itu, persediaan obat habis seringkali ditemui di kebanyakan apotek.
Ini biasanya disebabkan oleh gangguan pencernaan seperti maag, gejala flu, hingga kebutuhan vitamin untuk menjaga stamina selama mudik menjadi hal yang paling banyak dicari. Nah, tak heran kalau periode seperti ini jadi tantangan besar bagi banyak apotek mandiri.
Bukan rahasia lagi kalau bulan puasa menjelang libur Lebaran biasanya toko-toko ritel dipenuhi oleh konsumen. Inilah yang membuat banyak bisnis yang mengalami kelonkan omzet pada masa ini.
Begitu pula dengan yang terjadi di apotek yang menyediakan obat, vitamin, suplemen, susu, alat kesehatan, dan produk-produk kesehatan lainnya. Nah, kalau tidak disikapi dengan tepat, apotek Anda bisa saja kehabisan stok obat dan membuat pelanggan kecewa.
Ada dua faktor utama yang biasanya menyebabkan apotek mandiri kehabisan stok menjelang dan selama hari raya:
Kondisi ini tentu sangat merugikan bagi masyarakat yang membutuhkan obat dalam keadaan darurat di hari raya. Begitu pula merugikan Anda sebagai pemilik apotek karena bisa kehilangan kepercayaan pelanggan.
Namun, bagi jaringan Apotek K-24, fenomena "persediaan obat habis" saat Lebaran hampir tidak pernah terdengar. Hal ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan karena adanya dukungan dari KDE (PT Ka Dua Empat) sebagai distributor utama internal.
Sebagai distributor farmasi internal yang terintegrasi, KDE menjadi tulang punggung yang memastikan rantai pasok obat tetap berjalan lancar, bahkan di hari libur nasional sekalipun.
KDE memprioritaskan suplai obat ke seluruh jaringan Apotek K-24 di seluruh Indonesia. Hal ini memastikan setiap gerai memiliki persediaan yang mencukupi jauh sebelum masa libur tiba.
Dengan sistem teknologi informasi yang saling terhubung, KDE dapat memantau produk apa saja yang paling banyak dicari di wilayah tertentu, sehingga pengiriman barang bisa disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Saat distributor lain berhenti beroperasi, sistem internal di KDE dan Apotek K-24 sudah dirancang untuk memastikan stok di rak apotek tetap penuh. Ini sejalan dengan komitmen K-24 untuk tetap buka 24 jam nonstop, termasuk di hari pertama Idul Fitri.
Keberadaan KDE tidak hanya memberikan ketenangan bagi pelanggan, tetapi juga bagi para mitra pemilik bisnis. Sebab, persediaan obat yang habis ini tidak akan terjadi di Apotek K-24 manapun.
Bisnis apotek adalah bisnis kepercayaan. Ketersediaan obat yang lengkap di saat krisis atau hari libur besar adalah bukti nyata komitmen sebuah apotek kepada masyarakat.
Dengan dukungan PT Ka Dua Empat (KDE), Apotek K-24 membuktikan diri sebagai jaringan apotek paling handal dalam mengelola rantai pasok farmasi di Indonesia.
Jika Anda sedang mencari investasi yang stabil dengan sistem pasokan barang yang sudah terjamin "anti-macet", bergabung dengan Franchise Apotek K-24 adalah pilihan cerdas untuk masa depan bisnis Anda di tahun 2026.
Yuk, langsung hubungi otline franchise Apotek K-24 di 081212012424 atau akun instagram @franchisek24. Anda juga bisa langsung mengisi formulir pendaftarannya DI SINI
News
Award
Penghargaan
News
Penghargaan
Penghargaan
Award
News