Sebaiknya Buka Apotek atau Toko Obat? Ini Pertimbangannya!

Sebaiknya Buka Apotek atau Toko Obat? Ini Pertimbangannya!

Jun 20, 2022

Mendekati bulan suci Ramadan dan hari raya Idulfitri, gairah ekonomi di Indonesia biasanya melonjak tajam. Selain kuliner, banyak orang yang berlomba-lomba untuk membuka bisnis di bidang kesehatan, seperti apotek atau toko obat. Di antara keduanya, mana yang rekomendasi?

Pada momen Lebaran atau libur panjang, biasanya permintaan di apotek atau toko obat akan melonjak drastis. Sebab, meski berbeda keduanya sama-sama menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat dalam bidang kesehatan masyarakat.

Sebaiknya Buka Apotek atau Toko Obat?

Walau menyediakan kebutuhan akan kesehatan, toko obat dan apotek ini memiliki perbedaan yang signifikan, lho. Jadi, sebelum menentukan untuk membuka salah satunya, Anda perlu melihat kelebihan dan kekurangan dari apotek dan toko obat terlebih dahulu.

Memahami perbedaan apotek atau toko obat yang mendasar ini juga bertujuan agar Anda tidak salah dalam merencanakan modal dan target pasar.

Toko Obat

Pada dasarnya, toko obat hanya diizinkan menjual obat-obatan bebas (lingkaran hijau) dan bebas terbatas (lingkaran biru). Anda tidak boleh melayani resep dokter. Alhasil, toko obat ini sering dianggap sebagai toko ritel biasa.

Selain itu, margin dari toko obat ini sangat terbatas karena variasi produk yang sedikit. Jadi, potensi keuntungannya pun juga terbilang kecil karena produk yang bisa dijual hanya sedikit, belum tentu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Apotek

Berbeda dengan toko obat, apotek bisa menjual semua jenis obat, termasuk obat keras (lingkaran merah) dan obat resep. Ini membuat apotek menjadi "tujuan utama" masyarakat karena produknya jauh lebih komplit.

Selain itu, apotek juga memiliki citra profesional karena wajib didampingi oleh Apoteker. Masyarakat merasa lebih aman berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan di apotek. Potensi keuntungan apotek juga lebih besar karena bisa melayani kebutuhan obat kronis, alat kesehatan, dan layanan konsultasi.

Jadi, kalau Anda ingin investasi jangka panjang yang lebih stabil dan tepercaya, Apotek adalah pemenangnya. Toko obat sering kali terbatas ruang geraknya, sementara Apotek bisa melayani segala jenis keluhan kesehatan masyarakat.

Solusi Praktis Bersama Apotek K-24

Banyak orang ragu membuka apotek karena menganggap urusannya rumit: mulai dari mencari apoteker, mengurus izin operasional yang berlapis, hingga mencari supplier obat yang murah.

Nah, jika Sobat Sehat ingin memiliki bisnis apotek yang langsung siap lari tanpa harus pusing dengan urusan teknis, bergabung dengan Franchise Apotek K-24 adalah langkah yang sangat cerdas.

Bersama franchise K-24, Anda tidak perlu menjadi ahli farmasi untuk punya apotek sukses. Cukup siapkan modal, dan tim K-24 akan melakukan semuanya untuk bisnis Anda.

Mulai dari tim legal K-24 yang akan mengurus semua birokrasi perizinan, ada HR yang siap mencari apoteker dan melakukan training, tim IT untuk mempermudah operasional, hinggal distributor khusus yang siap menyediakan obat di apotek.

Ingin mencobanya? Langsung hubungi hotline franchise Apotek K-24 di 081212012424 atau akun instagram @franchisek24. Anda juga bisa langsung mengisi formulir pendaftarannya DI SINI

Jadi, mau membuka apotek atau toko obat ini keputusan yang harus dipikirkan matang-matang. Keduanya sama-sama menjadi sebuah peluang emas. Saat orang lain baru mulai berjualan baju lebaran, apotek Anda sudah bisa melayani ribuan pemudik yang butuh vitamin dan obat-obatan.

Related post
PT K-24 Indonesia
Jl. Magelang, Karangwaru Kidul,
PR 24 Yogyakarta 55241
0274 - 542024, 542025
Hotline Franchise
08-12-12-01-2424
Media Sosial